Rabu, 05 September 2012

Indahnya….



Sungguh indah hidup ini
 Jika kita saling menyayangi karena-Nya,
Alangkah bahagia hidup ini
Jika kita saling mencintai karena-Nya,
Begitu menyenangkan hidup ini
Jika kita saling mengerti dan memahami,
Begitu mempesona hidup ini
Jika kita saling menjaga diantara sesama mahluk,
Begitu nyaman hidup ini
Jika kita saling menghargai.
Begitu berharga hidup ini
Jika kita saling menghargai dan menghormati.
Hidup akan terasa lebih ringan
Jika kita saling membantu.
Hidup tidak akan duakali ataupun lebih, jika jiwa telah terpisah dengan jasad maka masa hidupmu di dunia telah berakhir.
Segala tingkah perilaku akan dipertanggungjawabkan, takkan ada yang tersisa sedikitpun, jika ia baik maka balasannya pastilah kenikmatan namun jika ia buruk maka balasannya pasitalah kesengsaraan. 

Sumber gambar : http://www.google.co.id/imgres?imgurl=http://ahmadnurcholish.files.wordpress.com

Selasa, 17 Juli 2012

HIJRAH


         
          Hijrah adalah suatu tindakan untuk melakukan perpindahan dari tempat yang lama ke tempat yang baru, kondisi yang tidak nyaman ke tempat yang kondisinya lebih nyaman, berpindah dari daerah yang penuh carut marut ke daerah yang aman, dari daerah yang penuh pertikain ke daerah yang saling mencintai. Rasulullah SAW berkata bahwa ketika tak ada lagi jalan lain yang lebih baik engkau pilih untuk sebuah kebaikan maka ber-Hijralah!!!
         Rasulullah Menyarankan umatnya agar melakukan tindakan hijrah, jika telah tidak ada lagi jalan yang lebih baik ditempuh untuk sebuah kebaikan. Maka aku tersadar, bahwa selama ini saya sendiri tidak sadar akan Hijrah yang kulakukan dengan keterpaksaan. Hijrah dalam artian berpindah tempat memang sejak awal telah kusadari, namun hijrah dari kebiasaan atapun lingkungan yang kurang baik ke tempat yang lebih kondusif dan lebih mendukung untuk  mendekatkan diri kepada Allah SWT, telah kutemukan dalam perjalanan “Hijrah yang terpaksa ini”. Awal Hijrah memanglah sungguh sangat berat, namun ketika tersadar akan Hikmah dari ketetapan Allah untuk hijrah, membuatku  tak sanggup berkata-kata akan Kasih Sayang-Nya, yang menyelamatkanku dari gemerlap indahnya dunia yang fana (Lebay.com, he.......).

Selasa, 19 Juni 2012

Penyesalan Tak Bertepi....


      Bila hati telah diselimuti rasa dongkol, maka apapun yang dikerjakan tidak akan mendapat hasil yang maksimal .
     Bagi hamba yang beriman setiap perkara baginya adalah semua kebaikan, namun meskipun beriman seberiman-imannya seseorang tetap saja aka nada rasa tidak suka/dongkol dalam hati jika dia senantiasa dipojokan, diremehkan, dikucilkan, tidak dianggap,  namun orang beriman akan mengusahakan untuk memendamnya dengan senantiasa meminta pertolongan kepada Allah SWT.
     Hari ini Leutika hampir-hampir tidak percaya dengan apa yang dilakukannya, dia dengan sadar mencerikan saudaranya sendiri, yang berarti dia dengan sengaja memakan bangkai saudaranya sendiri …….
     Begitu bergejolak  rasa bencinya, sehingga pertolongan Allah tidak lagi mampu meredam amarahnya, dia menceritakan kejelekan saudaranya, mulai dari hal yang tidak masalah jadi konsumsi public sampai kemasalah privasi, dimana kejelekan saudaranya diumbar tanpa ditutup-tutupi sedikitpun, yang mungkin bisa jadi ada tambal kurangnya.

Selasa, 22 Mei 2012

Gemuruhnya Air dan Indahnya Pelangi Kecil


Hidup adalah pilihan, iya memang seperti itulah dalam hidup ini pasti kita akan selalu dihadapkan pada dua permasalahan atau bahkan lebih, tinggal bagaimana kita memilih  yang terbaik diantara pilihan itu,…..
Dua hari yang lalu saya menerima sms dari guru saya, meskipun umur kami tidak berselang jauh tapi saya menghargainya sebagai guru dan menganggapnya sebagai sahabat untuk berbagi cerita dan saya memanggilnya Mbak meskipun mbaknya selalu memanggilku ukhti….., inti smsnya kira-kira seperi ini,  “ukti InsyaAllah ada acara Dauroh Hari Kamis Jam 08.00 WITA, diharapka kehadirannya ya….!!!!!”, padahal sebenarnya beberapa hari yang lalu kami telah merencanakan untuk Jalan-jalan menikmati libur panjang sekaligus melepas penat dan mencari suasana baru.

Selasa, 08 Mei 2012

Sumpahku Pada-Mu……


Tidak seperti hari-hari biasa, hari ini Selasa, 8 Mei 2012 kami (Asra, Ajeng, Erma, Icha, Mas Fadlan, Mas Bambang, Mas Way dan Mas Didik), berkostum berbeda denga yang lain, kami memakai kostum Korpri, karena hari ini kami akan mengambil sumpah (kewajiban bagi seorang PNS).
Awalnya merasa gimana gitu,????? wah… disumpah gitu lho.........
Harus ada komitmen dalam diri untuk kedepan lebih baik lagi,.. bayangkan kita disumpah, bukan hanya disaksikan oleh jajaran struktural ataupun rekan-rekan kantor lainnya, tapi ini disaksikan dan janji kita kepada Allah SWT (tapi bukan berarti selama ini kita bekerja semaunya, tapi maksudnya, setelah pengambilan sumpah harus lebih meningkatkan kinerja).
Diawali dengan pembukaan, dan dilanjut dengan pengambilan sumpah yang dibacakan oleh bapak pimpinan dan diikuti oleh pegawai yang disumpah….

Minggu, 06 Mei 2012

Kupu-Kupu Kita



Seseorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu. Dia duduk dan mengamati selama beberapa jam kupu-kupu dalam kepompong itu ketika dia berjuang memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian sang kupu-kupu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.
Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya. Dia ambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh yang gembung dan kecil, serta sayap-sayap yang mengerut. Orang tersebut terus mengamatinya, karena dia berharap bahwa pada suatu saat, sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya. Sayang, semuanya tak pernah terjadi.

Sabtu, 05 Mei 2012

Belajar Menjadi……


Baru  saja saya membaca tulisan mbak Oki Setyana Dewi “Jangan pernah berhenti, apalagi berbalik. Jika engkau berada di jalan yang benar, maka sudah fitrahnya akan banyak tantangan yang akan menghadang, Terusallah melangkah, berjalan dijalan lurus, karena di ujung sana, bisa jadi ada sesuatu yang indah menunggu, itulah pelangi”  tulisan ini memotifasi diri ini untuk merangkai kata demi kata meski harus merangkak seperti anak kecil dalam menulisnya, karena saya bukanlah seorang penulis, namun saya yakin ketika kita mengazzamkan dalam hati “ManJadda Wa jaddah”maka engkau engkau menjadi pemenang.